Laman

Tampilkan postingan dengan label AFS/YES Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFS/YES Program. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Agustus 2021

5 Years Recovering From Reverse Culture Shock

    It's not unfamiliar for exchange student alumni to hear the term "reverse culture shock". According to Investopedia, reverse culture shock is the emotional and psychological distress suffered by some people when they return home after a number of years overseas. As an Indonesian-born who went to the United States for one school year, I for sure have experienced this. But what happens if I tell you that it can take a longer time for some others at recovering from culture shock? What if I tell you that it took me around 5 years to finally make peace with myself and accept that everything that's happening around me right now should be embraced wholeheartedly? 


Here are some things that I experienced that prolong my sufferings: 


Dear younger fellow exchange student alumni, read this carefully so you won't experience the long-suffering I had been through


1. Being critical towards my environment

    For exchange students, it took a lot of dedication to get used to things in the host community. But when we finally succeed and finally blend in a new environment, we have to go back to a place where you once called home and that might be the place where we were raised for many years. we might feel excited when we return home to finally meet our family and old friends. But "shoot, why don't everyone here say "thank you" as much as people in Illinois? Why aren't many people here bothered by this amount of pollution? Why is this city so full of people who are just too hesitant to take public transportation? Oh come on, we have too many vehicles in this city!" That's what I felt after two months living in Medan, Indonesia and two months after departing from the United States for my exchange study program. The honeymoon phase was all ended and I stopped feeling excited. 

I know it's good to express distress as a teenager for emotional relief but does not mean we have to be dramatic and complaining all the time. All of the things that we dislike about our hometown comes from an improved way of thinking after we have travelled enough to learn about all the good stuff that's happening in our host community. With this new way of thinking, our presence would be very beneficial to our environment because we can spot the problem that people in our community didn't think existed. Practising critical thinking is good only if we have systemic thinking in finding solutions. There's always something wrong when we have an eye for something wrong. Why don't we take a rest and let the stress go? A lot of things in our environment are just something that we can't control or maybe it can only if we take revolutionary actions, which complaining is just not one of them. 


2. Being critical towards the people around me

    At some point, we all want to be understood. I, myself want to be understood too. Something that I didn't quite understand is while I was travelling the world, meet new people, and learning a new culture, my family and my old friends still live in the same city and doing similar activities. I didn't realize how my experience was shaping me into somebody who now has different values and beliefs about the world. It was really frustrating to witness how these people treating me in a way that they think I like it which I actually don't. It feels so isolating and lonely that people who were once very close to me aren't interested in a new topic that I like to discuss. It felt like I was losing some friends. But now I realized that it's not their job to understand me. I was seventeen when I experienced this for the first time. People come and go and it took some time to realize it's actually good. Your vibe will attract your tribe anyway, the more you showcase the new you, the more likely your new friends are coming. 

    

    Now that it's been more than 5 years since departing from the U.S., I have to accept that I still miss my exchange student life. It's the greatest achievement that I have ever done in my life. But the world keeps moving, and I should not feel stuck. It's time shift my focus towards what's happening and appreciate it instead of focusing on what's missing. Just because I wasn't talking about my exchange life that often, doesn't mean I already found closure in the past. The purpose of this writing is to solidify the feeling of closure that has been rising for a couple of days and for those who can relate to my story, and also for anybody willing to understand my story with an open heart. 


I will forever miss America



Senin, 17 Agustus 2015

Sebelum #LangkahAnakBangsa Utuh Berjalan!

Terima kasih untuk Tuhan yang menciptakan setiap detik skenario manusianya begitu berwarna.

Alhamdulillah dapat rezeki dari Tuhan untuk menjadi siswa pertukaran pelajar yang dikelola oleh Bina Antarbudaya. It is amazing! Yeeaah, setelah melewati proses seleksi panjang dan berkas yang kalau ditumpuk jadi kaya satu jilid buku.
Sebelum berangkat ke negara masing-masing, seluruh kandidat Year Program 2015-16 diorientasi terlebih dahulu.
Tapi, beberapa teman sudah berangkat terlebih dahulu, seperti:
3 teman ke Jepang yang sudah diorientasi pada Maret 2015
2 teman ke Brazil, 1 teman ke Filipina, 1 teman ke Denmark dan 1 teman ke Thailand sudah di orientasi pada akhir Juni 2015.
Kenapa gak bareng? Karena peraturan dari negara mereka kalau mereka harus berangkat terlebih dahulu sebelum kita semua yang kandidat ke negara lain.
Jadi selebihnya dari kita orientasi pada 4 - 8 Agustus 2015 di Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, kita yang dimaksud adalah:
85 kandidat YES ke Amerika Serikat
dan kandidat AFS sebanyak:
5 orang ke Amerika Serikat
1 orang ke Argentina
1 orang ke Belanda
2 orang ke Belgia
1 orang ke Ceko
2 orang ke China
3 orang ke Finlandia
4 orang ke Hungaria
1 orang ke Islandia
10 orang ke Italia
3 orang ke Jerman
2 orang ke Latvia
1 orang ke Mexico
1 orang ke Prancis
5 orang ke Russia
1 orang ke Spanyol
3 orang ke Swiss
1 orang ke Turki

I am YES student to USA!

Apa yang kita lakukan di Orientasi Nasional?
Banyak!!! Intinya BERKESAN
Kalau dipublikasikan akan jadi kurang berkesan bagi adik-adik untuk tahun selanjutnya, jadi nikmatilah momen-momen itu dan ikuti kata hati jika sedang berada di wahana orientasi.

Beberapa foto sebelum handphone ditahan :3 (4 Agustus 2015)
souce of pict: @nisaalifia








Foto saat lapor diri di Kantor Nasional Bina Antarbudaya (3 Agustus 2015)




Di momen itu aku mendapatkan:
Teman dari Aceh sampai Papua
Teman yang gak milih-milih dan apa adanya
Teman yang unik
Teman yang bermimpi besar
Teman yang rendah hati dan percaya diri
Ahhh, all of them are awesome!
Yes! Awesome!

Setelah orientasi akan ada farewell party seperti talent show atas perpisahan kita dalam orientasi.
Drama musikal yang juga berisi Tarian dan Nyanyian dan diiringi musik tradisional. Hanya dalam durasi latihan kurang dari 24 jam kita bisa menciptakan talent show yang spektakuler, tentunya karena dibantu oleh kakak panitia orientasi yang spektakulerrrrr!!
Thanks buat kakak panitia yang sudah meretak batas kemampuan kita!

Foto Album Farewell Party AFS YES Indonesia 2015-2016
Farewell Party diadakan pada 8 Agustus 2015, dimulai pukul 19.30 WIB
di Gedung Pewayangan Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah.
Tema dari farewell party kita adalah Langkah Anak Bangsa


source of pict: Bina Antarbudaya (edited by me)


Pasti akan kita ingat selamanya! Pasti.
Selamat berkelana ke negara tujuan masing-masing.
Jadwal keberangkatan kita mungkin berbeda, ada yang 10 Agustus, 13 Agustus atau bahkan September 2015. Kapanpun kita berangkat, pasti kita akan berangkat menciptakan pengalaman luar biasa.
Ketika semua sudah berada di negara tujuan masing-masing, #LangkahAnakBangsa secara utuh sudah dimulai!
Puji syukur bisa merasakan pengalaman sekali seumur hidup ini!

Senin, 29 Desember 2014

We are Batch-1! Pengalaman Seleksi Pertukaran Pelajar Nasional YES YP15/16

MIMPI ?
Sama seperti waktu kecil dulu, di pagi 5 atau 6 november 2014 aku bangun tiba-tiba karena argggghhh!
          Jadi, selama hari itu aku ngejalani aktifitas dengan biasa sampai akhirnya malam pun tiba, telfon dari ka Monda (ketua chapter Medan) masuk. Inti dari pembicaraannya :
1)   Kenapa kemarin Hpnya gak aktif?
2)    Aku diundang ikut seleksi YES di Jakarta
3)    Please, dzik! Terima! Kesempatan emas!
4)    Pasti ada yang gugur
5)    Masalah lulus atau enggak, urusan Tuhan
Oke! Ini udah ada nama TUHAN lo! Masih mau neko neko? Hehehe...
Meskipun harus ngorbanin waktu untuk ngisi Online Application YES yang sedikit lebih rumit dari AFS sebelumnya – ditambah dokter gigi soalnya wkwkwkw
So? YES itu apa? check di Bina Antarbudaya - YES PROGRAM
Kesimpulannya, selama 3 hari 2 malam, aku dan teman-teman yang terpilih di tiap Chapter bakal Ikut Seleksi Nasional YES di Wisma Handayani Jakarta.
 20 – 22 November 2014 (Batch-1)
21 – 23 November 2014 (Batch-2)
22 – 24 November 2014 (Batch-3).
Untuk Chapter Medan, Jakarta, Bogor, Karawang, Bandung, Banjarmasin, Samarinda dan Balikpapan masuk golongan Batch-1! I am the one of them (anak Medan ini lae!)

20 November 2014

Kita take off jam 07.50, jadi kami yang dari Chapter Medan harus udah sampai sebelum shubuh karena 2 jam sebelum berangkat udah harus check-in dan Jarak bandara Kuala Namu yang jauh dari pusat kota Medan.
(ki-ka) : Bimo - Dzikra
(ki-ka) : Rama, Tasya, Ulfah, Sonya
Kuala Namu International Airport
 DONE! 6 orang dari Chapter Medan sampai di Soekarno Hatta. Eeh! Kita di jemput, ada simbol YES gitu aseeek agak terharu gimana gitu ya? Wkw!
Ternyata udah ada 2 orang dari Chapter Banjarmasin, so.. kami 8 orang kenalan,  Selfie (waduuh) dan nunggu 4 orang dari Chapter Samarinda dan 6 orang dari Chapter Balikpapan.  Tapi, Samarinda dan Balikpapan di delay! Zzzzzz! Jadinya kita telat briefing. Anak-anak pulau Jawa udah duluan, seharusnya bareng jam 11.00 , kita malah sampai di Wisma Handayani Jakarta hampir jam 13.00 . It is OK! Yang penting kita bareng di bis! Hohooo

Detik-detik menjelang Test Dinamika Kelompok-1, okeeeh anak2 yang baru datang lari sekencaaang mungkin! Bagian terburuknya :
“Ketinggalan makan siang” -____- (Ehh! Memang ada kan makan siangnya?) [Oke! Lupakan!]
Dan kami yang baru masuk disambut meriaaah sama yang lain, kenalan, selaku anak baru jelas kepooo.
Udah pembagian kamar? Siapa ketua kamar? Ini gadget dikumpul kemana? Mananya nih daftar kamar kami yang baru datang? Ada tugas? Tugas apa? Form Pengenalan diri? Dikumpul besok jam 5 pagi? MANTAP!
Kita masuk Seleksi Dinamika Kelompok-1 ,
Kita dibagi tiap kelompok ada 3 atau 4 orang, sampai 12 kelompok. Well, di kelompok 10 Ada aku Dzikra (Medan), Chesya (Jakarta), Kris (Bogor) dan Salma (Banjarmasin), kita bahas apa? RIVER OF LIFE
Yaah, kita mengilustrasikan aliran perjalanan hidup kita dengan gambar yang kaya sungai mengalir, trus diceritakan, tiap kelompok ada 2 kakak panita. Tears? Of course! Bukan hidup namanya kalau gak ada kesedihan, tapi Alhamdulillah Allah meleburkan semuanya!
                                                ...
Selesai Ashar, kita Physco Test (Test kepribadian) tertulis, dilanjutin setelah Maghrib dan makan malam dengan Dinamika Kelompok-2, Hard to say :D , Perpaduan Tes Kepemimpinan dan Tes Visualisasi yang terdiri dari 4 sesi, tiap sesi ketua kelompok harus bergantian. Gimana ini? Example :
Sesi 1 => Dzikra dan ketua kelompok lain maju kedepan untuk lihat gambar, naah dalam waktu 10 menit para ketua kelompok harus balik ke kelompoknya dan menceritakan gambar apa yang harus diceritakan dengan ketentuan gak boleh megang alat tulis dan teman satu kelompok.
Sesi ke 2 sampai 4 ketua kelompok harus diganti dan peraturannya juga diganti. Of course! Gambarnya juga harus di ganti, jadinya tiap orang punya kesempatan untuk memimpin.

Sejak awal kami udah ditugaskan untuk mengisi form. Pengenalan diri yang harus diselesaikan sebelum jam 5 pagi esok hari. Oke! Kita harus bagi waktu!
Laki-laki di Batch-1 Cuma 10 orang, perempuan ada 36.
Se-Indonesia ada 145 peserta, 28 laki-laki dan 117 perempuan. Beda jauuuh
Dan di kamar ku 2204 Cuma ada 2orang, aku dan Rhajiv. Yang lainnya 1 kamar diisi 4 orang.
Malam itu aku ngisi form, ada 10 lembar yang tiap lembar terdiri dari sekian paragraf. Oke! Aku ngisinya random mulai dari yang paling ingin aku isi. Setelah udah 3 paragraf akhirnyaaaaa....

21 November 2014


Akhirnya udah jam 3.30 dan yaah! Masih 3 paragraf! KEEP CALM! ALLAH WITH US!
Alhamdulillah disitu semangat nulis dan otak lancar total dan sebelum jam 05.00 udah siaaap.
Dihari ini akan ada Interview, dibagi menjadi 2 sesi. Aku masuk sesi kedua yaitu siang. Sisi positifnya masih ada waktu mempersiapkan diri untuk interview.
Wokeeh, para cowok rata-rata udah siap interview sebelum jam 11 pagi, jadinya selagi menunggu shalat Jum’at, cerita deeh soal yang terjadi sebelumnya.
Well, diceita itulah tahunya kalau kita yang masuk sesi-II interview gak di interview langsung oleh pihak U.S. Embassy, kesannya mereka lebih beruntung, but it’s okay! Kita dapat jatah masing-masing hehe.
Okee! Jadi ceritanya si Ari dari balikpapan, pernah bermimpi jumpa kecebong raksasa dan akhirnya menggambarkan kecebong kembali di Physco-Test, hehe ;D. Trus beralih ke Timo yang ikut Olimpiade, aku kepoin dia soal pengalamannya ikut Olimpiade tingkat Internasional dan akhirnya dia jadiin aku korban KUNCUP!
(KUNCUP itu trik anak Jakarta buat ngejebak kita yang lagi gak fokus) 

Selesai shalat jum’at, makan siang, dan yup! Kita masuk Interview,
Anak laki-laki yang sesi ke-II ada saya sendiri, teman se-chapter Bimo, Fay dari Karawang dan Timo dari Jakarta. Selagi nunggu giliran yang lamanya minta ampuuuun. Kita bicara trus, mulai dari alam bawah sadar, cerita Bekasi yang di Bully, dan bolak-balik ngerjai KUNCUP!. 
Seketika anak Batch-II datang! Serasa senior, *ehh?
Akhirnya masuk ke Interview,
Yang interview kakak volunteer, tapi full English. Pertama pastinya pengenalan diri, yang aku ingat dari pembukaan awal Interview, di kalimat akhir yang aku ucapkan “Writing is my life”.
Dari pembukaan itu lahirlah pembahasan yang lebih lanjut, tentang pengalaman ku menjadi Ketua OSIS, konflik yang aku alami, kenapa suka menulis dll. Aku juga ditanya soal pendapatku tentang Amerika dan banyak lagi.

Setelah itu ngapain?
Makan malam dilanjuti dengan Essay Writing in English. Lalu beristirahat.
Ada kejadian apa aja di saat makan malam?
Semua pada sibuk kuncup! Anak cewek sibuk teriak “aaaaahhhh!” dalam nada manja, lucunya cowok2 juga ikutan. Hehehe...
Inisiatif malam hari
Malamnya kita anak laki-laki pada ngumpul semua ke kamar Ari, kita disitu ngeluari pendapat dan saran buat masing-masing dari kita yang bersepuluh. Dan tentang kita sendiri. 

Dan yaaa, kita dapat teguran dari kakak panitia, karena meski larut malam belum balik ke kamar tidur masing-masing.

Sabtu, 22 November 2014

Ini hari terakhir seleksi, pagi-pagi kita udah disuruh check-out, kemas barang masing-masing. Setelah sarapan kita ada SLEP (Secondary Level English Proficiency) test bahasa Inggris tingkat murid sekolah menengah.
Setelah itu? Handphone dikembalikan! So, we took so many photos!

Yang aku tulis disini, kurang dari separuh cerita seru dari sudut pandangku, karena tiap saat ada aja momen yang harus di kenang. Ini masih satu sudut pandang, gimana dengan teman yang lain? Gak terhingga mau berapa paragraf untuk nulis kenangan itu semua!
There is a video from Jenica!

Aku bangga bisa jumpa dengan anak-anak hebat se-Indonesia!
Bahagianya bisa menjadi bagian dari 46 Kandidat Seleksi Nasional YES untuk program tahun 2015-16

SALAM KUNCUP! Dari Batch-1, pencetusnya Timo, korban pertamanya Saya, distributornya Ari dan Rhajiv, dan akhirnya kita resmikan jadi salam khas batch 1. Hehehehe

Ada yang penglihatannya terbatas tapi bisa hafal 10 Juz Al-Qur’an plus super bijak, ada yang jadi pemenang olimpiade internasional, ada yang jadi Anggota PASKIBRAKA Nasional, ada anak band, ada yang eksis di blog, socmed dll. So proud to meet you!

Semoga kita bisa jumpa di lain waktu! 

Minggu, 08 Juni 2014

Pengalaman Seleksi Pertukaran Pelajar Tahap III - Bina Antarbudaya

Halo semuanya! :)
Yang Lulus Seleksi Bina Antarbudaya Tahap II dari Chapter Medan berjumlah 54 orang. Then, ternyata ada orang yang mengundurkan diri dan tidak datang ketika seleksi. Mimi salah satunya :') Semoga sukses dengan pilihannya

Well, di Tahap III dibagi menjadi 2 Gelombang :
Gelombang I masuk jam 07.00
Gelombang II masuk jam 10.30
         Aku rasa, dari Interview Tahap II, psikolognya tahu mana yang disiplin dan mana yang enggak. Yang kurang disiplin kaya AKU -__- dimasukin Tahap I. Yang disiplin kaya Laras dan Robby masuk Gelombang II Ahhh sudahlah

      Tes Tahap III adalah dinamika kelompok. Apa itu? Kita dibentuk menjadi beberapa kelompok + Dikasih sebuah permasalahan (didiskusikan dan dipresentasikan) , Further info => Baca blog Bina Antarbudaya Medan HAHAAA

Eng ing enggg!!! Aku gelombang I! Bareng Ersonya (SMAN 3 Medan - Udah kenal dari tahap II broo B) ) , Fauzan (SMAN 1 Matauli Pandan Sibolga), Fitri (SMAN 2 Plus Sipirok), Aldo (SMAN 4 Medan), Nisa (gak tahu sekolah mana)

Oke well, test nya itu di lantai III sekretariat Bina Antarbudaya Medan. Awal masuk kami pada pasang batch nomor di dada kami, trus juga di punggung *serius! . Iyaa, kan jurinya ngeliha pake nomor. Then, selagi menunggu, kami kenalan dong pastinyeee... Asli teman - teman kaya mereka KEREN! Sampai akhirnya kami masuk, berdiskusi, dan...... Itu sulit dijabarkan momennya :')

- Sebuah keindahan untuk membagi hak :)
- Sebuah keindahan untuk menahan diri :)
- Sebuah keindahan untuk mensyukuri :)

Sekian... Ntar disambung ngedetailan moment di Tahap III ini yeeee...

Minggu, 18 Mei 2014

Pengalaman Seleksi Pertukaran Pelajar Tahap II - Bina Antarbudaya

Menjadi bagian dari 95 orang yang lulus Tahap I untuk Chapter Medan itu LUAR BIASA.
Then, aku dan 94 sahabatku yang lainnya masuk ke Tahap II *yeeey!!!*
Tes Tahap II ini terdiri dari :
1. Interview Kepribadian (Bahasa Indonesia)
2. Inerview Bahasa Inggris

Yang berbeda dari suasa di YPPIA Medan jika dibandingkan ketika Seleksi Tahap I adalah: Tes Tahap I lebih rame. Untungnya, siswa yang ikut tes di Sub-Chapter Medan (Sibolga - SMAN 1 Matauli Pandan) saat Tes Tahap I, harus datang ke Medan untuk ikut Tes Tahap II.

Well, selama nunggu giliran, momennya keren!! Cerita bareng teman - teman baru yang asik. Yang bikin lebih unik lagi, setelah aku lihat baik - baik, banyak orang yang cuma gabung dengan teman sekolahnya yang lain. Tapi tidak dengan kami. Kami yang terdiri dari: aku (Dzikra - SMK Telkom SP Medan), Robby, Laras, Josua, Ersonya, Mimi dari SMAN 3 Medan, Chairunnisa dari SMAN 12 dan Rahma dari SMAN 2 Tebing Tinggi.

"Dunia itu luas, namun menjadi sempit jika dengan ketetapan Allah" - Imam Syafi'i

Laras udah gak asing lagi, dia panitia perlombaan SEC Anniversary di sekolahnya, Robby itu teman SMP, Chairunnisa ternyata pacar teman SMP ku wkwk, Mimi teman sekelasnya temanku ketika les dulu dll.

Kami dipanggil secara random, ketika Josua sudah di interview 2 kali, Mimi, Chairunnisa dan Rahma sama sekali belum di panggil, aku lebih duluan di panggil daripada ersonya, laras, said robby tapi ternyata, mereka lebih duluan di panggil di Interview kedua mereka. Zzzz...
--------------------------------------------------------------------
0043!! Kak Alexandra kandidat AFS Italy 2014/2015 manggil, aku berdiri dan "ini kak" (kok gak bilang hadir aja sekalian biar kaya di  kelas :V)
Aku diantar ke Ruang 2, aku di suruh nunggu, sang interviewer lagi ngelihat berkas - berkasku... sudah 2 menit eng ing eng  aku di suruh masuk.
Well, yang interview kak Rumonda ketua chapter, satu lagi lupa namanya.. Aku dapat pertanyaan
tentang keluarga, SMK, Bina Antarbudaya, dll.. Oke, disini aku kurang puas.... Sekarang PUAAAS BANGET (Editan)

So, Intinya kalau mau sukses Tahap ini,
1. Jadi apa adanya kamu aja
2. Rileks

Udah, gak banyak - banyak 2 itu aja! Tapi dengan cara simpel ini, bisa menghantar kamu ke masa depan yang jauhhhhhh lebih baik :)
[Lulus Bina Antarbudaya]

Oke! Good luck buat adik - adik yang tahun depan ikut.


Minggu, 11 Mei 2014

Lulus Tahap I

Alhamdulillah, :) Pasti ini yang terbaik, apapun ceritanya, pasti yang terbaik.
Aku gak tahu entah sempat atau tidak membereskan berkas yang diminta untuk melanjut ke tahap 2. Aku gak tahu sampai mana langkahku di masa depan dalam Bina Antarbudaya ini.
Kita lihat saja yang selanjutnya,
Tetap berbesar hati dan Yakin, Tuhan memberikan yang terbaik. :)

Senin, 28 April 2014

Pengalaman Seleksi Pertukaran Pelajar Tahap I - Bina Antarbudaya


27 April 2014

    
      Well, aku dan beberapa teman ikut Tes Pertukaran Pelajar buat anak SMA/sederajat dari Bina Antarbudaya, further info : afsmedan.blogspot.com . Setelah berangkat, kami sampai on time jam 07.00 , tapi ternyata, kami golongan orang yang datang di awal, hingga 07.30 masih ada aja yang datang dan daftar ulang. 
      Tepat jam 08.10 Tes Tahap I dimulai, nahh di Test Tahap I ada beberapa test, yaitu :
1. Tes Pengetahuan Umum
2. Tes Bahasa Inggris (Secondary Level English Profeciency)
3. Essay Bahasa Indonesia

Semua ujian itu kelar hingga jam 15.10 , (Capeknyaaaaa)

Tes Pengetahuan Umum

Well, TPU ini soalnya pilihan ganda, tes ini benar - benar unpredictable, menjebak, intinya, semua teman - teman disana pada ngeluh di Pengetahuan Umum. Well, seperti peserta lainnya kebanyakan, selama berhari - hari sebelum test, pasti buka blog kakak - kakak yang ikut terdahulu. Saya sudah merasakannya dan itu aja gak cukup!! .. So, dapat saya simpulkan, 

Tips Sukses Seleksi AFS/ KL- YES adalah :
1. Peduli dengan sekitar!
Ikuti terus trending topic dan issue terhangat dunia internasional maupun nasional

2. Jangan lupakan bangsamu!
Sesuatu hal yang keren kalau kita bisa tahu ini dan itu, tapi... seberapa mengertikah dan tahukah kamu budaya dan sejarah bangsamu? Kaitkan terus kejadian Internasional dengan bangsamu!

Contohnya : Disaat MH370 jatuh, bagi orang - orang yang care dan haus akan info pasti nyari tahu terus tentang itu, ntah baca di koran, artikel, dan lainnya. Tapi, bagi yang nasionalismenya tinggi, pasti dikaitkan dengan negaranya, sehingga timbul pertanyaan "Indonesia pernah buat pesawat gak ya?" , "Indonesia kerjasama bareng siapa waktu itu (dalam membuat pesawat). 
Hingga akhirnya, di Tes Pengetahuan Umum Bina Antrbudaya 2014 untuk YP 2015/2016 dizaman angkatan saya, itu yang dibahas :D . Pesawat CN - 235

3. Selamat kepada yang Kepo! 

Selamat kepada orang - orang yang dari kecil udah kepo! :D . Kepo disini tentang ilmu pengetahuan yaa, bukan kepoin hubungan orang :P.
Karena, tes pengetahuan umum itu banyak banget ngupas pelajaran SD, (tapi yang sering dilupakan).

Contoh nih, pastinya pada tahu kan pahlawan revolusi? Mereka dibunuh traagis? Bagi yang gak peduli, pastinya bilang "Ohh mereka mati ya udah mati" (haaaha, jahat amat :D) , nahh bagi yang kepo dan peduli, "Haa? Kok tega banget sih yang bunuh?", "Siapa aja yang dibunuh?", "Apa alasan mereka di bunuh?", dan lainnya. Intinya kepoin aja terus yaa hal - hal tentang bangsamu

Nah, itu dia, semoga bermanfaat. Tapi ingat! Yang 3 ini hanya dasarnya, sisanya, kamu harus temukan caramu sendiri untuk menjadi manusia yang berwawasan luas :) . 

Tes Bahasa Inggris

     Soalnya sama sekali gak beda jauh dengan soal - soal Try Out SMP, dan Ujian Nasional. Bagi yang suka bahas soal, selamatlah anda! :)


Essay


   Ini nih tes yang mengesankan, di test ini, kita disuruh buat nulis Essay sebanyak min. 500 kata (kira - kira 1,5 halaman kertas folio). Disini kita disajikan 3 Tema, tiap tahun temanya ganti, nah kita disuruh pilih salah satu. Tema kami waktu itu adalah:

1. Jika kamu adalah orang tuamu saat ini, tiga nasihat utama apa yang akan kamu berikan untukmu?
2. Jika ada satu hari dimana hari itu bebas akan peraturan, dan kamu mendapatkan kesempatan menjadi pemimpin, 3 Peraturan apa yang akan kamu tetapkan?
3. Belajar dari pemimpin - pemimpin masa kini, bagaimana caranya untuk menjadi pemimpin masa depan?

Buat yang mau sukses di test ini, rutinlah membuat essay tentang dirimu yaa! Ini benar - benar bermanfaat, kita bisa mengintropeksi diri dan tahu apa yang harus kita lakukan untuk mewujudkan cita - cita kita. 

Semoga bermanfaat yaa!!! :) 

Special buat kalian yang mau ikut di tahun depan, depannya, dan depannya , :D